Senandung Rindu

Sebait syair kulantunkan di kesunyian malam

Hanya detakan jam dinding yang menemani

Mengartikan sebuah rasa menusuk dada

Menahan rindu semakin menggebu

Hati semakin bergejolak

Jiwa semakin merana

Rindu kian membeku

Kurangkaikan kata lewat sajak nan indah

Melukiskan hati yang kian gundah gulana

Sambil bersenandung rindu

Di malam yang mencekam

Dalam kesunyian

Hanya air mata menjadi saksi bisu

Mengartikan kerinduan yang mendalam

Rindu dengan dikau nan jauh di mata