Harmoni Abu-Abu

Embun adalah pagi yang basah,

Lalu mengapa menepisnya?

Kopi adalah pahitnya yang khas,

Lalu mengapa diberi gula?

Pelangi adalah bias percikan air,

Lalu mengapa diabaikan?

Seperti yang selalu kukatakan

Bahwa hujan tak selalu datang setelah mendung

Seperti yang selalu kukatakan

Bahwa mawar memanglah berduri

Seperti yang selalu kukatakan

Bahwa muara adalah perpisahan

Seperti yang selalu kukatakan 

Bahwa langit hanyalah jarak pandang

Seperti yang selalu kutekankan

Bahwa tak ada kebenaran yang hakiki

Di sana ada persekongkolan yang abadi