Syukur… kata itu tidak sesederhana Hamdalah biar bagaimanapun Hamdalah merupakan cara termudah untuk merealisasikan rasa syukur.Namun sekali kata tetap hanya menjadi kata. Kata yang diucapkan oleh bibir hanya bisa menjadi pekerjaan panca indra saja,itupun jika terucap jika tak sempat mungkin seseorang menyimpannya dalam hati Itu baru sekedar peka 


Atau mungkin belum layak disebut peka kalau hanya bisa tergoda oleh nikmat tertentu percuma kan, itu hanya sekedar keinginan saja 
Tidak perlu jauh-jauh mengelilingi dunia cukup kita tahu bagaimana cara kita yang sesungguhnya mensyukuri akal dan hati serta organ tubuh yang diberikan Tuhan pada diri manusia 


Oh iya..Hampir lupa Kenapa tidak untuk diselidiki pula tentang potensi manusia jika demikian, semoga tidak salah walaupun belum sepenuhnya benar. syukur adalah kombinasi antara akal dan hati, untuk mengoptimalkan potensi yang ada. Terkait bagaimana bentuknya Semua orang berhak untuk memilih sesuai keinginan-Nya 

Maka, sudahkan hari ini kita bersyukur? Untuk merasakan indahnya keberkahan? Dan mengmikmati damai-Nya kesyukuran?