Mimpi Jam 7 Pagi

Kemarin aku duduk
Menatap permadani hijau menguning
Burung-burung pun menari
Dalam jaring-jaring hitam
Aku tertanam pada tanah cokelat
Melepaskan penari dari cengkeraman permadani
Permadani yang menunduk, lihai
Kemarin aku terperangkap
Dalam panggilan kalbu di depan pintu
Awan biru terus melambai-lambai
Hai…
Apakah aku menangisi diri sendiri?
Terbang bersama seribu kepakan hayalan
Tidak itu adalah mimpi
Hasil tidur jam tujuh pagi
Kemarin aku menangisi mimpi
Dia adalah bualan bulan
Mimpi hanya mengelilingi pikiran
Bukan hidupku, sedikit pilu
Entah… hati ini beda dengan pikiran diri
Aku harus membersihkannya besok
Bersama penari dalam jaring hitam
Yang seram, kelam, menakutkan
Lalu terbang, terbuang