Spirit Keilmuan di Tengah Pandemi

Hari ini kita tau dunia tidak sedang baik baik saja, pandemi virus corona ( Covid 19)  yang melanda hampir seluruh penjuru dunia, membuat semua aspek kehidupan manusia terdampak sangat signifikan. Hal ini menyebabkan berubahnya kebiasaan dan sistem yang terjadi secara individual manusia maupun secara sistem sosial. Tak terkecuali aspek sehingga merubah wajah pendidikan hari ini.

Tentu hal ini mendapat respon cepat oleh pemerintah yang mengharuskan seluruh komponen pendidikan di setiap tingkatan untuk melakukan pembelajaran daring (online learning) serta meniadakan Ujian Nasional (UN). Menindak lanjuti desakan pemerintah tersebut seluruh pelajar diharuskan untuk melakukan proses belajar mengajar yang awalnya di ruang kelas beralih ke ruang virtual rumah masing-masing. Dalam hal ini teknologi lah yang menjadi tools utama sebagai media pembelajaran.

Kondisi ini mempunyai dampak yang sangat besar khususnya bagi kualitas pendidikan yang dihasilkan.Dengan pemanfaatan media teknologi yang tersedia pelajar dapat mengakses lebih banyak informasi dan sumber ilmu, akan tetapi tidak jarang baik siswa dan tenaga pengajar pun mengeluhkan kondisi saat ini, beberapa kelemahan yang tampak dari sisi teknologi pun menjadi alasan utama dalam keluahan tersebut seperti penguasaan terknologi, jaringan, serta biaya dalam meenjangkau jaringan yang menjadi masalahnya.

Dari sisi psikologi keluhan tersebut datang dari kurangnya pemahaman yang didapatkan pelajar terkait dengan materi pendidikan yang disajikan melalui pembelajaran daring (online learning) sehingga menimbulkan kebosanan pada pelajar dalam menerima pelajaran, hasilnya kualitas pelajar berisiko menurun, mirisnya yang menjadi solusi adalah memberikan tugas kepada siswa pelajar dengan harapan siswa tersebut mendapatkan ilmu dari pemberian tugas tersebut. Tetapi justru dengan banyaknya tugas yang diberikan dan tidak adanya kreativitas model pembelajaran membuat pelajar menjadi stres dan malas.

dalam momentum Hari Pendidikan Nasional ini seharusnya menjadi dentuman bagi kita untuk merenungi dan mengoreksi kondisi pendidikan saat ini. Maka dari itu sebagai seorang aktivis Ikatan Pelajar Muhammadiyah saya menghimbau kepada seluruh aktivis organisasi khususnya organisasi pelajar dan pemerintah untuk sama-sama membuka mata dan ikut bahu-mambahu saling berkolaborasi demi terciptanya dunia pendidikan yang berkualitas. Juga peran penting orang tua tidak bisa terlepas dari support dan kontroling kualitas pendidikan anak bangsa kita.

Serta untuk seluruh pelajar pada umumnya dan khususnya pelajar muhammadiyah tetaplah menjaga semangat dalam menuntut ilmu (Tholabul ‘Ilmi). Semangat itu terimplementasikan dalam kehidupan sehari hari dengan banyak membaca, meningkatkan potensi diri sesuai dengan bidangnya, massifikasi diri terlibat dalam diskusi-diskusi keilmuan, melatih kreatifitas serta melakukan kegiatan yang sifatnya produktif dalam kehidupan sehari-hari tentunya dengan tidak meninggalkan kewajiban kita beribadah menjadi sebuah poin penting bagi pendidikan akhlak pelajar.

Tetap jaga kesehatan dengan tidak melakukan kegiatan yang sifatnya berkumpul dan tidak bepergian jika tidak ada hal yang penting, jika terpaksa keluar rumah tetap memperhatikan  protokol kesehatan yang menjadi standar dari pencegahan virus dengan menggunaka APD saat bepergian.

Serta mari sama sama kita berdoa dan berikhtiar dengan tetap di rumah demi terputusnya mata rantai penyebaran covid 19 sehingga kita dapat beraktifitas khususnya di dunia pendidikan dengan normal kembali .