Wanita

Kaum wanita memiliki peran yang multidimensional, di satu sisi kaum wanita tak terelakkan perannya di sektor publik bersama kaum pria di garda depan dalam mencurahkan perhatiannya demi pembangunan keluarga, masyarakat, bangsa, dan bumi pertiwi. Dan di sisi lain yaitu pada sektor domestik mereka adalah penyalur dan pembina kehidupan yang keberadaannya berpengaruh besar sebagai modal dasar dari segala bentuk hubungan manusiawi, dalam hal melahirkan dan membentuk generasi baru yang lebih berkualitas.

Wanita jika baik maka baiklah seluruh anggota keluarganya. Bila keluarganya baik maka baik pula masyarakatnya. Dan apabila masyarakatnya baik maka negara akan baik.

Wanita diciptakan dengan segala kekurangan dan kelebihannya. Ia memiliki sifat yang lembut, penuh kasih sayang, perasa, telaten, ulet, sabar dan lain-lain yang kesemuanya itu merupakan salah satu modal untuk mendidik putra-putrinya agar dapat menjadi generasi yang tangguh di kemudian hari.

Tidak hanya itu, mereka juga dituntut berpendidikan tinggi untuk menyiapkan generasi penerus yang diharapkan dapat lebih baik dari generasi sebelumnya, yang kelak akan menentukan nasib negara ini. Selain dia juga diharapkan mempunyai wawasan yang luas, pintar dan menjunjung tinggi nilai-nilai etika pergaulan dalam masyarakat.

Pada kenyataan semacam itulah kaum wanita khususnya muslimah dituntut untuk membekali diri dengan nilai nilai dan ajaran Islam yang mencakup seluruh aspek kehidupan.

Sejak kedatangannya di dunia ini, Islam tidak pernah mendiskriditkan atau mendisposisikan kaum wanita. sebaliknya Islam sangat menghormati dan menjunjung tinggi harkat dan martabat kaum wanita.

Islam telah memposisikan wanita di tempat yang terhormat, baik di keluarga, masyarakat maupun negara. Di lingkungan keluarga wanita sebagai ibu istri dan sekaligus pengurus rumah tangga. Di lingkungan masyarakat wanita merupakan anggota yang tidak dapat dikesampingkan karena dia merupakan pencetak dan membentuk generasi.

Sedangkan di lingkungan negara wanita merupakan tiang negara, yang apabila rapuh maka negara tidak akan dapat berdiri tegak.

Untuk itu, wanita harus memiliki kepribadian yang kuat dan teguh, berakhlak mulia, dan mempunyai kepedulian di segala hal.