Cerita Kita Tengah Hujan

Awan gelap menebal di langit malam
Hujan terus mengalir di pohon, rumah, jalanan, dan kenangan kepala kita.

Ada gemuruh rindu secara perlahan menggigil
Lalu di kepala kita lahir kecemasan
Perihal temu terjebak butiran-butiran hujan

Sedang dijalanan bocah ingusan 
berjuang memecah karang kehidupan
Sibuk menjajalkan payung untuk orang-orang pulang dari warung makan. Sebab harapan-harapan mereka terlelap di dalam mimpi “Tuan-tuan” yang tertidur saat rapat.

Aku mulai kelaparan setelah lelah menghitung 
Seberapa banyak kegagalanku menetap senyumanmu. Sebab bagiku senyummu adalah Rumah teduh tempatku pulang.

Masih teringat dijalanan. Ada beberapa ojek online yang masih setia menerjang hujan
Menjadi pahlawan bagi perut-perut kelaparan. Sedang keluarga mereka menunggu dengan kecemasan

Kuingin kita kuat seperti anak kecil yang mengais mimpinya di aspal-aspal jalanan
Semisal tukang ojek yang hebat menerjang panas matahari dan deras hujan

Agar temu tak diam di fase waktu.