Benahilah Hatimu

Setiap manusia memiliki rasa cinta. Cinta yang tulus terhadap orang lain atau cinta orang lain kepada kita merupakan fitrah yang dititipkan Tuhan kepada hati manusia. Pun juga ada manusia yang berfikir bahwa dia tidak memiliki cinta, tidak memiliki sayang, atau bisa saja cintanya telah dilumpuhkan.

Jangan seperti itu, jangan pernah merasa bahwa kita adalah orang yang menderita ketika tidak memiliki cinta, tidak. Hanya saja kita tidak pernah merasa bahwa sebenarnya cinta yang tumbuh dalam hati kita tidak digunakan sebagimana mestinya. Terkadang kita menggunakan cinta bukan pada tempatnya, sehingga kita lemah dan tak berdaya. 

Toh, nyatanya terlalu terobsesi oleh kejadian masa lalu bukanlah solusi untuk bisa membenahi diri, tapi jadikanlah itu adalah guru yang selalu menemani dimanapun kita berada. Ketika merasa kehilangan cinta dunia, relakanlah dan yakinlah bahwa Tuhan akan mengatikan cinta itu untuk masa depan kita yang masih terbentang jauh.

Tidak perlu khawatir bahwa masa lalu itu akan menghambat dirimu. Terlalu mengkhawatirkan sesuatu yang belum terjadi merupakan hal yang sia-sia. Ikhlaskan sebab ikhlas merupakan ibadah hati yang besar keutamannya dan jadikan hal itu sebagai pelajaran terbaik untuk dirimu melangkah lebih maju. Dengan izin Tuhan , kita diberi kesempatan emas untuk menikmati setiap cinta yang telah dimatikan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Perlu kita ketahui, bagi orang-orang yang tidak bertanggung jawab atas cinta yang Tuhan berikan pada hatinya. Bagaimana ia akan mencintai orang lain sedangkan amanah cinta yang dititipkan Tuhan pada hatinya disalahgunakan. Bukankah berlarut-larut dalam perasaan dunia akan mengaburkan pandagan hati sehingga kita tidak bisa melihat mana sebuah anugrah dan mana sebuah cobaan.

Maka dari itu marilah kita membenahi hati kita, benahi cinta dalam hati kita, jadikan cinta ini kembali pada yang telah memberi cinta kepada kita. Jangan pernah ragu dengan harapan serta keinginan dunia, jika kita yakin bahwa Tuhan pemberi segalanya bagi kita. Tak perlu bersedih pula dengan masa lalu yang telah terjadi sebab itu tidak akan terulang kembali, pun jangan ragu dengan masa depan yang belum kita lihat. Toh Tuhan tahu seberapa banyak cinta yang akan ia berikan. seberapa banyak masalah yang akan ia ujiankan. Semua tergantung pada bagaimana cara kita merayunya.

Cinta yang tulus merupakan sumber inspirasi kehidupan dan kemuliaan. Ia akan mengempaskan segala kekhawatirannya yang berkecamuk dalam dada. Dengannya, setiap orang akan menikmati manisnya kehidupan. Jadi gunakan cinta dari Tuhan sebaik-baiknya.