Kebahagiaan Adalah Prioritas

Efek hormon endorfin yang menyertai dalam setiap aktivitas kita dapat memberikan pengaruh yang luar biasa. Sebab mampu menjaga emosi positif sehingga memastikan diri selalu dalam atmosfir semangat menuntaskan kegiatan.

Atmosfir ini amat penting dalam proses interaksi belajar mengajar untuk memastikan efek pendidikan yang berkualitas dan menjamin ritme interaksi intelektual. Bukan hanya buku atau ratusan perpustakaan umum yang wajib tersebar di setiap lorong seperti di Balbek, zaman pemerintahan Ayyub Najamuddin. Akan tetapi sensasi (emosi positif) yang hadir untuk menghampiri buku-buku itu juga sangat penting.

Harari menyebutkan bahwa sensasi akan membuat kita akrab dengan apa yang ada di hadapan kita. Benar, sebab ianya akan menentukan gairah apakah akan terasa menyenangkan dalam belajar atau bosan bahkan tak mau mendekat.

Metode inilah yang disebutkan Timoty Walker dalam laporan pengalaman mengajarnya selama di Finlandia bahwa kebahagiaan adalah prioritas utama dalam belajar. Bagaimana menghadirkan strategi yang membahagiaan dalam belajar sehingga membaca dan berdiskusi menjadi aktivitas yang menyenangkan bahkan dirindukan. Faktanya itulah yang membuat para pelajar Filnland meraih peringkat pertama Programe for International Student Assesment (PISA) 2001 silam. Tidak terpaku pada kurikulum melainkan focusing to increase endorfin. Menghadirkan atmosfir kebahagiaan. Sebab kebahagiaan adalah prioritas.

Bulukumba, Januari 2020