Pernah sedekat Gincu dengan Bibirmu

Kita pernah sedekat gincu dengan bibirmu
Atau seperti senar dengan melodi
Kita pernah dekat seperti rak dengan buku-buku kusukai
Seperti kumpulan diksi menjadikanya puisi
Sedekat kumbang dengan melati

Kini kita berjarak bagai senja kehilangan jingga, menjadi mendung yang abu-abu
Atau seperti rumah kehilangan penghuninya menjadi usang lalu rapuh
Juga seperti buku kehilangan pembaca

Kini kita seperti rindu yang tak bermuara