Pembual

Puisimu terkadang pembual yang ulung
Pandai bermain diksi tentang
semburat senja di mata
atau kolam rindu yang ingin kau selami bersamanya

Tapi kau suka berjalan
taman luka
Membiarkan hujan berumah di matanya
Lalu bibirmu serupa jajanan yang begitu murah kau gadai