Perspektif

Kita sering kali suka mendefinisikan manusia lainnya dengan sesuka hati tanpa pernah berpikir untuk mendefinisikan diri kita dahulu sebelum kita membuat persepsi tentang manusia lainnya.

Sering kali kita memberikan label, julukan dan kata ganti yang bahkan tidak sedikit kita memberikan julukan untuk orang lain dengan kata kasar bahkan kata yang lebih ke arah kekurangan dan kejelekan orang tersebut.

Misalnya saja, kita menyebut mereka dengan kata bodoh, miskin atau pun botak, itu memang lucu bagi kita tapi tanpa kita sadari kita malah menjatuhkan dan mengumbar kekurangan manusia tersebut tanpa tahu apa yang dia rasakan, ketika kita memberi julukan ke dia dengan mudahnya dan itu melekat ke dia, itu seolah-oleh menjadi bahan olokan yang akan terus melekat pada dia.

Mendefinisikan tidak semudah apa yang kalian kira, mendefinisikan sesuatu hal bahkan, kita mau mendefinisikan manusia lainnya, kita harus bisa mendefinisikan diri sendiri secara tuntas, kita harus mengetahui siapa kita, sifat kita bagaimana, kebiasaan kita bagaimana dan benang merah diri kita apa.

Ketika ada yang membuat persepsi tentang kita, janganlah diambil pusing, karena mereka tidak pernah bisa tau kita ini seperti apa dan bagaimana, mereka hanya tahu tentang kita dari apa yang mereka lihat dan dengar tanpa tahu apa yang kita lihat dan dengar dari sisi kita.

Kita semua adalah juara, pemenang dan pemeran utama di hidup kita sendiri, mereka tidak akan bisa menggantikan pemeran utama di hidup kita, uang yang lusuh dan sobek nilainya tidak akan pernah berubah dan turun.

Tampillah dengan dirimu apa adanya, utamakanlah apa yang kalian butuhkan daripada apa yang kalian inginkan, tidak usah mengikuti trend karena setiap zaman mempunyai trendnya masing-masing, perlihatkanlah dirimu apa adanya, jangan takut tidak disukai oleh manusia lainnya, jangan menjadi orang lain untuk disukai.

Tak perlu iri dengan apa yang mereka miliki, kita punya porsi masing-masing, hidup mereka yang terlihat mewah, belum tentu benar-benar indah.

Apabila sesuatu yang kalian senangi tidak terjadi ataupun yang kalian inginkan tidak kalian dapatkan, maka senangilah apa yang terjadi dan apa yang kalian miliki sekarang ini.