Menatap Rindu

Hentakan kaki seolah letih
Rasa kian pudar bersedih
Menatap rindu
Berujung pilu

Lihatlah ke arah sana
Seolah langit merindukan bulan dan bintang
Menyapa senja yang tak kunjung datang
Menyapa hujan dengan semilir angin malam

Lihatlah aku di sudut bayang jendela
Tataplah aku dalam balutan mimpi
Sebut namaku meski hanya sekali dalam sujudmu

Kulitku kian kusam menopang beban tak kunjung usai
Izinkan aku berbisik padamu
Aku rindu……

Pulanglah nak!
Ayah dan ibumu menunggu kedatanganmu
Jangan kau anggap diriku melupakanmu
Tidak mungkin darah yang mengalir dalam tubuhmu melupakan arusnya

Meski kau bermandikan air garam
Kadar cinta dan rasaku masih seperti dulu
Karena aku tahu kau putri kecilku..
Seolah hentakan kakimu masih terngiang di perutku

Pulanglah nak!
Aku rindu dengan senyum polosmu yang telah lama tidak kusaksikan lagi…
Berbagilah padaku kisah pilu dan bahagiamu
Agar kutau seberapa jauh perjalanan anakku sekarang…
Pulanglah dan temui aku!

Gowa,14 Desember 2019