Ibu

Kalau aku merantau
Lalu datang musim kemarau
Sumur-sumur kering
Daun pun gugur bersama ranting
Hanya air matamu ibu
Yang tetap lancar mengalir

Tak bisa ku bayangkan
Betapa sedihnya hatimu
Melepaskanku pergi merantau
Demi tugas mulia

Hanya kerinduan yang bisa ku lantunkan
Lantaran hutangku padamu
Tak kuasa ku bayar
Dengan sepersenpun