Ketika Puisi Menangis

Ucapan mana yang membuatmu luka.
Aku puisi, pendengar baikmu, ceritalah

Keluhanku mungkin terlalu pedih untuk kau dengar
Tapi aku ingin bersua, karenamu banyak kata yang membuatku nyaman
Kuawali dengan kata “jangan menangis”
Namun menerima rupanya lebih berat, haruskah ku berkeras hati?

Janjiku ingkar, setitik air mata mendatangkan pucat
Kamu lecap, puisi.

Terima kasih, tangismu adalah tangisku.

Dramaga, 03 Desember 2019