Naskah Pilihan Redaksi Edisi Keempat November

Tak ada gading yang tak retak. Adagium ini bukan untuk memuluskan atau melakukan pembelaan terhadap kesalahan-kesalahan yang terjadi hingga muncul kolongkata.com. Tetapi inilah makna yang sering kami hindari agar kami semakin profesional.

Naskah terfavorit pilihan redaksi edisi kali ini jatuh pada naskah berjudul Misteri karya Riska. Puisi ini mengangkat persoalan manusia dan ketertarikannya. Manusia kadang lebih tertarik pada sesuatu yang aneh, unik, atau asing yang sedikit menimbulkan rasa penasaran, atau setidaknya memaksa seseorang berpikir dan menerka. Pun ‘Misteri’ telah melewati pertimbangan akal dan hati, Riska tetap menunjukkan kesadaran bahwa sesuatu (misteri) tetaplah satu hal yang fana, tak ada yang abadi.

Selanjutnya redaksi memilih naskah Kepergian Puisi karya ini-SIAL. Sebuah narasi yang mempersonifikasi puisi. Penulis yang tak ingin dikenal ini seolah menghidupkan puisi yang tidak sekadar diksi, pun dikutuk dan diusir pergi, puisi tetap mengurai diri karena punya cara hidup sendiri.

Favorit ketiga, redaksi memilih naskah Lilis Puji Astuti dengan judul Ampunan-Mu. Sebuah puisi lirik yang konsisten dengan rima seirama mengangkat ratapan seorang religius yang mengakui dosa di hadapan Tuhannya.

Kemudian terakhir ada dua naskah yang masing-masing memberikan penegasan soal ungkapan rasa terhadap kekasih. Aang Sultani dengan judul naskah Aku Rindu dan Mukhtar Amin dengan judul naskah Untuk Bidadari Surgaku.

Demikian lima tulisan favorit redaksi edisi kali ini. Nantikan 15 karya yang terpilih bersama edisi yang lain di bulan November ini dalam bentuk ebook di koleksi.kolong.team. Dan untuk naskah favorit pilihan redaksi yang akan mendapatkan honor kepenulisan jatuh pada naskah Misteri karya Riska. Kepada penulis diharapkan segera mengirim nomor rekening tujuan melalui nomor 085231268898.

Demikian untuk minggu ini. Selamat bermitra bersama kolong.team. Jangan lupa upload naskah buku dan nikmati koleksi karya di koleksi.kolong.team.

Tim Redaksi