Pesona Teman Burengku

Perasaan senang hinggap dengan IPK cum laude nya. Dengan gaya sok rendah hati yang dibuat-buat, memposting transkrip nilai di Facebook. Sebut saja mereka itu “teman burengku”. Teman yang dipaksa menjadi budak IPK, dengan jaminan rajin, tak melawan, tak gondrong, tak mengkritik kebijakan, kebijakan larangan aktivitas malam di kampus misalnya. Teman burengku, teman pecandu angka-angka. Dosen suruh buat 1 makalah, teman burengku buat 5 makalah. Dosen minta presentasi, teman burengku ceramah berjilid-jilid. Dosen masuk 07.30, teman burengku berangkat ke kampus sebelum adzan subuh berkumandang. Asisten dosen suruh asistensi pertama, teman burengku sudah dapat ACC+ dan terancam masuk praktikum selanjutnya. Di sisi lain ada yang IPKnya jeblok. Aku misalnya, dengan nada tegar yang dibuat-buat akan nulis status “IPK bukan segalanya”. Ketahuilah teman burengku, calon mertuamu tidak menanyakan IPK saat lamaran.