Memory

Aku mencintai ketiadaanmu sepanjang waktu.
Sepanjang hari yang kulalui dengan nafas pemberian Tuhan
Aku juga mengingat aroma tubuhmu sepanjang waktu.
Sebagaimana aku mulai terbiasa hidup hanya dengan kenanganmu.

Aku memelukmu dari bayang-bayang potret wajahmu.
Aku juga menyentuhmu dalam doaku di setiap sujud terakhir dari sholatku…
Aku selalu meminta ikhlas untuk hatiku yang masih rapuh akan kehilangan
Karena meski aku tertawa hari ini
Bukan berarti aku tak akan bersedih esok hari.
Karena meski aku tersadar setiap hari
Tetap saja aku berharap aku tak pernah kehilangan…
Dari kegundahanku yang selalu datang di kegelapan malam menjelang lelapku.

(masih lelaki kecilku)

[TheChamp-FB-Comments style="background-color:#fff;"]