Pilihan Redaksi Edisi Kedua Oktober

Sepertinya cinta tak lagi dipandang sebagai cinta monyet oleh penulis-penulis yang menjadi kontributor kolongkata.com. terlihat dari naskah-naskah yang masuk sudah mengulas lebih dalam pada tataran tafsir, pernikahan dan tradisinya.

Edisi kali ini redaksi menjatuhkan pilihan pertama pada naskah Cinta dan Tafsir Terhadapnya karya Asratillah. Justifikasi bahwa tidak ada satu pun manusia yang tidak pernah dibuat sibuk oleh “cinta” tidaklah berlebihan walaupun nyaris tak ada orang yang berpikir bahwa ada sesuatu yang perlu dipelajari dari “cinta”. Persoalan mencintai dan dicintai dibahas lugas dan menarik oleh Asratillah dalam naskahnya. Naskah ini juga mengingatkan kita agar jangan sampai tersesat memandang cinta hanya sebagai peristiwa romantis atau seksual belaka .

Diksi yang ringan dan mudah dicerna berhasil dimainkan oleh Irmalasari Sikki dalam naskah Juppati kemudian seolah membawa sejumlah prediksi-prediksi “mistis” menuju klimaks naskah berbentuk cerpen ini. Anti klimaks yang tak terduga berupa tahi lalat begitu menarik buat redaksi hingga menjadikannya naskah favorit kedua.

Selanjutnya redaksi memilih naskah Nurul Magfirah Ismi dengan judul Uang Panai’: antara Budaya dan Syariat. Naskah ini mengulas tradisi uang panai’ dalam kebudayaan Bugis-Makassar utamanya di tanah Bugis. Alasan mengapa uang panai’ menjadi sesuatu yang penting ditinjau dari perspektif sejarah serta sejumlah unsur yang menjadi indikator kewajaran besarnya uang panai’ digambarkan oleh Nurul dalam naskahnya. Pun demikian, tradisi tersebut tak bisa menjadi satu-satunya acuan karena kita memiliki syariat agama Islam yang memandangnya bukan sesuatu yang wajib.

Terakhir ada naskah Istikharah Cinta dan Puncak Ikhtiar. Keduanya bersyair tentang cinta yang cemas pada kisahnya sendiri. Kecemasan mereka ungkapkan secara terpisah pada pertanyaan yang mencari pembenaran cinta dan juga kisah Qais dan Laila serta Rama dan Sinta, yang menarik adalah di balik “kecemasan cinta” Venessa dalam Istikharah Cinta dan Abdy Kurniawan dalam Puncak Ikhtiar, keduanya menitip harapan besar pada “ikatan halal” yang masih malu dari simbol bisikan hati dan kepasrahan diri.

Demikian lima tulisan favorit redaksi edisi kali ini. Nantikan 15 karya yang terpilih bersama edisi yang lain di bulan Oktober ini dalam bentuk ebook di koleksi.kolong.team. Dan untuk naskah favorit pilihan redaksi yang akan mendapatkan honor kepenulisan jatuh pada naskah Cinta dan Tafsir Terhadapnya karya Asratillah. Kepada penulis diharapkan segera mengirim nomor rekening tujuan melalui nomor 085231268898.

Demikian untuk minggu ini. Selamat bermitra bersama kolong.team. Jangan lupa upload naskah buku dan nikmati koleksi karya di koleksi.kolong.team.

Tim Redaksi