Catatan Kecil Untukmu

Tersenyumlah sendiri
Dan biarkan aku menjadi seuntai kata tanpa makna dari sejuta bait puisimu
Karena aku adalah kekosongan tanpa arti yang tak bisa terdefinisikan oleh kata
Tapi dalam senyummu jangan pernah berhayal tentang nama yang kau eja dengan lembut
sebab nama itu hanya imaji di tiap erangan nafasmu
pergilah…aku hanya angan yang terbang dengan luka dalam di sayapku
ingat jangan tersenyum lagi di awal tidurmu karena senyummu adalah akhir mimpimu…mimpi yang telah rusak
belum lama dalam sebuah kisah singkat bersamamu telah kugali lobang untuk mayatku kelak yang akan kutancapkan sebuah nisan bertulis namamu sebagai hiasan tak berharga
deritaku kini adalah sepasang senyum tipis yang memaksaku berlari ke dalam cahaya api yang beku oleh dingin aroma tanah
sungguh wangi memang nafas sang mawar namun sayang bukan wanginya yang kunanti sebab wanginya bukan surga
kuminta hanyalah setitik lukisan tentang keindahan yang mematung terpaku seiring melelehnya sang malam oleh percik rayuan bulan
lenyap sudah pelangi hari ini sebab warnanya telah kupetik dan kubenamkan di laut lepas yang tengah dilanda kehausan