Paralel

Pada jejak-jejak yang engkau tinggalkan

Setelah hujan menerpa sekujur tubuhmu

Pada jalan-jalan sunyi yang telah aku pilih

Setelah mengembara di gersang fatamorgana

Engkau terkesiap

Dikau menemukan diriku

Dalam kucuran keringat dan nafas tersengal-sengal.

Barangkali engkau menangkap apa yang belum tersingkap

kau basuh dengan air kehidupan

Pada ceruk terdalam hati yang kotor

Kau bawa menuju langit

Meninggalkan getir-getir pahit

Engkau akan tinggal

Sementara aku tanggal

Barangkali ini nubuat

Untuk kita menuju siap.

Sedikit lagi, Tunggal

[TheChamp-FB-Comments style="background-color:#fff;"]
Deprecated: WP_Query disebut dengan argumen yang ditinggalkan sejak versi 3.1.0! caller_get_posts telah usang. Gunakan ignore_sticky_posts saja. in /home/udc10072020/public_html/kolongkata/wp-includes/functions.php on line 5061