Perempuan dalam Penantian

Pejaman mata, tengadah tangan bercampur harapan yang nyata.

Penantian berselimut do’a di sepertiga malam pada Sang Kuasa.

Gejolak hati menderu rintih akan temu, bagai pagi menjemput sore .

Ilusi fatamorgana merasukiku, duniaku terjerembab akan penantian.

Pada bintang malam ku menatap, pada Sang Kuasa ku berkhidmat akan cinta yang abadi.

Entahkah penantianku dengan sosok jelma pangeran, ataukah sehelai pakaian.

Ku diselimuti kerancuan, namun harapku iman tetap tertanam.

Juang akan perantauan, ku tempatkan rindu pada tadahan doa dan sujudku di tiap malam.

Entahkah penantian kan menjadi temu, ataukah rasa yang berujung pilu.