Tafsiranmu

Aku adalah nelangsa…
Saat matahari mendekapmu dalam tubuhnya.
Aku adalah riuh yang sepi
Saat angin membelai tapi tidak bersamaku.
Aku adalah sesak
Saat kamu hanya bernafas tanpa keberadaanku.
Aku adalah waktu
Saat kamu melewati hari tanpa perhitungan.
Dan aku adalah kesia-siaan
Saat kamu berada dalam ketidaksyukuran.
Di lain waktu aku kamu rindukan
Dan di waktu yang lain aku hanyalah
Kesedihan.
Lantas bagaimana aku akan berbenah kembali jika aku patah dalam keberadaanku.
Nikmatilah kerinduanmu menjadi air mata
Dan doa…
Jika aku luluh,
maka Aku adalah pertemuan melebihi air matamu.
Karena kamu memanggilku Hujan…

18 September 2019