Amanahmu Pertanggungjawabanmu Kepada Tuhanmu

Lagi-lagi sebelum ke pembaringan di sepertiga malam ini pikiranku teringat akan sebuah kata yang tak lagi tabu untuk dibahas tetapi sering terlupakan untuk dilaksanakan. Iya sebuah amanah yang tidak akan pernah salah memilih pundak untuk memikulnya. Ini bukan hanya perkara duniawi semata tapi pertanggung jawaban di akhirat kelak. Coba tanyakan dalam hati kecilmu, sudahkah amanah itu kita jalankan dengan baik? Apakah kita akan siap mempertanggungjawabkannya dihadapan Tuhan kita?

Amanah senantiasa membawa kita pada kebenaran, tauhid dan kebaikan yang secara fitrah sejalan dengan aturan Tuhan yang berlaku di alam semesta. Kehidupan kita tidak akan pernah lepas dari amanah karena kita sejak lahirpun telah membawa 2 amanah sekaligus yaitu khalifah (pemimpin) dan hamba. Khalifah bagi diri sendiri dan ummat lainnya sekaligus hamba yang tau kepada siapa dirinya harus menghambakan diri. Selamat memainkan 2 peran sekaligus, hanya orang-orang pilihan yang mampu melakoninya dengan mulus untuk menuju Jannah.

Sudahkah kita menjaga rahasia saudara kita? Lantas mengapa gibah masih menjadi hal lumrah yang menjadi santapan sehari-hari. Bukankah dengan secara tidak sengaja kita telah memakan bangkai saudara kita sendiri? Jagalah kepercayaan karena kepercayaan itu sifatnya mahal. Dia bagaikan cermin yang jika sudah pecah lantas ingin disatukan kembali pasti tidak akan bisa seperti semula. Jagalah rahasia pribadi, keluarga, organisasi, bahkan rahasia negara sekalipun karena hanya orang pilihan yang bisa dipercaya untuk memegang rahasia.

Sudahkah kita mengesampingkan kepentingan pribadi demi kepentingan agama? Hati-hati dengan perkara menyesatkan harta, tahta dan wanita/laki-laki. Jabatan yang bekerja dengan menomorsatukan rupiah itu sifatnya fana dan yang abadi itu jabatan dengan mengedepankan pengabdian. Adapun embel-embel yang lainnya akan mengikut dengan sendirinya, karena sesuatu yang dikerjakan dengan hati akan sampai pula ke hati.

Kelak di hari akhir kita akan dikumpulkan di sebuah dataran yang sangat luas tempat berkumpulnya para makhluk. Mulai dari yang pertama hingga makhluk yang terakhir hidup akan berkumpul di tempat bernama Padang Mahsyar. Yah hari di mana persaksian apa yang ada dibumi akan bercerita tentang dirimu, bukan lagi mulutmu yang harus berbicara tapi ada ciptaan lain yang akan membantu untuk menjelaskan sejelas-jelasnya tanpa dusta sedikitpun dihadapan Tuhanmu.

Amanah itu titipan, yang menitipkanNya bisa dengan mudah mengambilnya kapanpun Dia mau. Teruslah menjaga amanah dengan baik karena kita tidak pernah tau amanah yang mana yang akan mengantarkan kita ke pintu SurgaNya.