Mengurai yang Tak Usai (2)

Tanganku selalu dingin
Kepala kian memanas
Ingin kutinju api
Tapi enggan luka
Meski tanah takkan begitu.

Di kepalaku, ada kapal pecah
Di jiwaku andai berandai
Ingin kuputar arus
Tapi enggan terseret
Meski belum tentu.

Haruskah kita kembali belajar mengepal?
Bagaimana La Beddu?