Wajah yang Tak Pernah Kau Puja

Kecemasanku turut mengawali gerbang pagi
Secangkir kopi telah memudar
Koran ayah telah sobek bertebaran
Puing-puing kaca telah runtuh sedangkan
Aroma menyengat masih tersisa dalam hembusan angin

Kupandang potret tua penuh debu
Siapakah diriku?
Kenangan apakah ini?
Tersusun namun sulit kuterjemahkan
Ada rasa namun tak bisa kusampaikan
Sekejap bola mataku tak bisa memandang ke arahnya
Tanganku gemetar, mulutku membisu!
Ingin rasanya kukembali
Menatap sedikit wajah yang tak pernah kau puja
Tolong sampaikan!

05-01-2017