Pilihan Redaksi Edisi Kelima Agustus

Perlahan tapi pasti. Sebuah ungkapan yang sangat cocok untuk dilekatkan pada proses yang sedang kita semai. Ada sorak yang meluap-luap atas warna-warni tulisan yang kini hadir di kolongkata.com. karena kita sudah tiba juga di edisi kelima Agustus. Edisi yang membuat redaksi ikut terbawa dalam “roh” tiap-tiap kata yang diusung oleh penulis-penulis muda.

Edisi favorit kali ini, redaksi menjatuhkan pilihan pertama pada naskah Di Tanah Kelahiran, Tanah Daeng. Naskah ini bercerita tentang gadis kecil yang tumbuh di lingkungan yang “keras”. Nur Mustaina dalam tulisannya mengritik budaya materialis yang menonjolkan kekayaan dan kebahagiaan semu. Kemudian penulis seolah memberikan solusi untuk berhijrah dari kondisi penindasan menuju kemandirian dengan memegang prinsip Siri na Pacce. Kemandirian yang membantunya bermetamorfosis menuju proses pendewasaan.

Naskah favorit berikutnya adalah Rindu karya Nurwahidin. Naskah ini menyatakan bahwa rindu selalu membawa derita bagi perindu. Namun dibalik derita tersebut selalu ada ruang-ruang yang terisi kekuatan bagi mereka yang mampu melewatinya. Seperti kekuatan “mantera” yang tak semua orang memilikinya.

Selanjutnya ada naskah Berdamai dengan Diri Sendiri yang ditulis Putri Safira. Putri menggambarkan seseorang yang terjatuh dalam rasa kecewa yang dalam hingga akhirnya tiba pada titik merasakan kebersamaan palsu. Satu-satunya cara untuk mengobati rasa kecewa itu adalah menyendiri dan berdamai dengan diri sendiri. Sementara di sisi lain ada Azka yang menyatakan semandiri apapun kita, boleh jadi dalam memecahkan masalah tidak menutup kemungkinan adanya keterlibatan orang lain. Azka menyinggungnya dalam naskah Cerdas Individu, Cerdas Sosial. Dibutuhkan kesadaran kritis secara individu dan mengimplementasikan keilmuan secara kolektif dalam kehidupan sosial. Tentu saja salah satu cara yang ditempuh adalah membaca dan membagikan pengetahuan atas apa yang telah dibaca.

Terakhir ada naskah Katanya tapi Faktanya. Tulisan dari Iis Sugianti ini mengritik tata kelola pemerintahan yang bisa diibaratkan sebagai fatamorgana.

Demikian lima tulisan favorit readaksi edisi kali ini sekaligus menutup edisi tulisan favorit Agustus. Nantikan 15 karya yang terpilih bersama empat edisi sebelumnya di bulan Agustus ini dalam bentuk ebook di koleksi.kolong.team. Dan untuk naskah favorit pilihan redaksi yang akan mendapatkan honor kepenulisan jatuh pada naskah Di Tanah Kelahiran karya Nur Mustaina. Kepada penulis diharapkan segera mengirim nomor rekening tujuan melalui nomor 085231268898.

Demikian untuk minggu ini. Selamat bermitra bersama kolong.team. Jangan lupa upload naskah buku dan nikmati koleksi karya di koleksi.kolong.team.

Tim Redaksi