Pilihan Redaksi Edisi Pertama Agustus

Selangkah Kita Memulai

Salam literasi!

Masalah utama dalam menulis adalah menuliskan kata pertama atau pembuka. Begitu pula dalam mengawali kolongkata.com ini, sulit rasanya menyeleksi naskah-naskah yang nyaris semuanya sarat makna yang dalam.

Kesulitan tetaplah menjadi tantangan, namun jangan dijadikan penghalang. Pada akhirnya apresiasi tetap harus diberikan, meskipun telat sehari.

Dalam edisi pertama ini, redaksi memilih 5 naskah favorit, diantaranya karya Adibah L. Najmy dengan judul Celana Ayah. Naskah ini bercerita tentang kekecewaan seorang anak perempuan pada ayahnya hingga memutuskan menggantikan eksistensi seorang suami untuk ibunya.

Selanjutnya redaksi memilih Deru Rindu karya Muh. Nurhidayat yang bercerita tentang cinta yang bertepuk sebelah tangan dengan rima klasik yang teratur.

Kemudian ada naskah Penakluk yang Gagal Dicintai karya Fahria Fahri yang menukil soal kekaguman semu. Ada juga Anomali Pendidikan serta Antara Cinta dan tanggung jawab karya Panji Dg Nakku dan Suandi. Masing-masing bercerita tentang kegamangan seorang pemuda, yang satu prihatin pada kekinian bangsa dalam pendidikan dan yang lainnya memiliki kecanduan aktifitas organisasi.

Untuk naskah terfavorit kali ini, kami posisikan Cerita Pendek Celana Ayah, kami ucapkan selamat dan terima kasih kepada pengirim naskah tersebut. Sebagai apresiasi kami, penulis naskah terfavorit ini dipersilahkan untuk mengirimkan nomor rekening ke nomor 085341628157, sebagai tujuan pengiriman honor tulisan mingguan ini.

Semoga kolongkata.com bisa dan tetap menjadi ruang karya yang menginspirasi untuk kita semua. Berkaryalah dengan senang hati. Semoga kolong dapat menjadi tempat berkarya yang menggairahkan.